FIXNEWS.ID, MANADO – Pemerintah terus mendorong penanganan masalah gizi anak melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sosialisasi program ini digelar di Kantor DPW NasDem Sulawesi Utara, Mapanget, Kota Manado, Kamis (5/3).
Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, mengatakan persoalan gizi tidak bisa dipandang semata sebagai isu kesehatan, melainkan juga berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Status gizi anak sejak dini sangat menentukan kualitas generasi bangsa ke depan. Ini bukan hanya soal kesehatan, tapi investasi jangka panjang,” kata Felly dalam kegiatan tersebut.
Ia menyebutkan, Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan gizi, mulai dari stunting, wasting, obesitas anak, hingga anemia. Karena itu, diperlukan keterlibatan berbagai sektor dalam penanganannya.
“Masalah gizi adalah isu lintas sektor, melibatkan pendidikan, ekonomi, hingga pertanian. Tidak bisa ditangani sendiri oleh pemerintah, perlu dukungan masyarakat,” ujarnya.
Felly menambahkan, DPR RI akan terus mengawal program-program perbaikan gizi melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Tenaga Ahli Direktorat Badan Gizi Nasional (BGN), Imam Bachtiar Farianto, menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terkait pola makan sehat dan gizi seimbang.
Menurut dia, keberhasilan program MBG sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola konsumsi yang sehat di kehidupan sehari-hari.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat dalam mendukung upaya pencegahan masalah gizi pada anak, sekaligus memperkuat kualitas generasi mendatang.

