FIXNEWS.ID, JAWA TENGAH — Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Kantor Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Minggu (20/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, bersama perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pelaksanaan program tersebut.
Dalam pemaparannya, Muh Haris menegaskan bahwa MBG menjadi salah satu langkah konkret pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Menurut dia, program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga berkaitan langsung dengan upaya membangun kualitas sumber daya manusia ke depan.
“Program makan bergizi gratis ini bukan hanya soal asupan gizi, tapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Muh Haris.
Ia menjelaskan, MBG dirancang memiliki dampak ganda. Di satu sisi meningkatkan kesehatan masyarakat, di sisi lain membuka peluang ekonomi di daerah.
Melalui pengelolaan dapur umum dan pemanfaatan bahan pangan lokal, program ini melibatkan petani, peternak, hingga pelaku usaha setempat dalam rantai pasok.
“Ketika bahan baku diambil dari daerah, maka ekonomi lokal ikut bergerak. Ada peluang kerja yang tercipta dan kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,” ujarnya.
Muh Haris menambahkan, MBG juga diarahkan menjadi program yang berkelanjutan, termasuk dengan memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan dan distribusinya.
Sementara itu, perwakilan BGN dalam kegiatan tersebut turut memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelaksanaan program di lapangan, mulai dari standar gizi hingga proses distribusi makanan.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat serta cara kerja program MBG, sehingga pelaksanaannya bisa berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata. (ADV)

