FIXNEWS.ID, SEMARANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas generasi masa depan. Kali ini, kegiatan digelar di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Minggu (20/4).
Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, mengatakan program tersebut bukan sekadar soal makan gratis, tetapi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam membangun sumber daya manusia sejak dini.
Menurut dia, pemenuhan gizi yang baik terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan, menjadi fondasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan mampu bersaing.
“Program ini bukan hanya tentang gizi, tapi juga tentang masa depan bangsa. Semua pihak perlu ikut memastikan pelaksanaannya berjalan baik dan tepat sasaran,” kata Muh Haris.
Ia menjelaskan, MBG juga membawa dampak ke sektor lain, termasuk perekonomian daerah. Keterlibatan petani, nelayan, koperasi, hingga pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pangan dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi.
Dengan skema tersebut, kebutuhan program bisa terpenuhi sekaligus membuka peluang usaha di tingkat lokal.
“Manfaatnya terasa di dua sisi, kesehatan masyarakat meningkat, ekonomi daerah juga ikut bergerak,” ucapnya.
Muh Haris juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak agar program ini berjalan berkelanjutan. Ia mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi sekaligus mendukung pelaksanaan MBG di lapangan.
Menurutnya, gizi tidak hanya soal kenyang, tetapi juga keseimbangan nutrisi seperti karbohidrat, protein, dan serat yang berperan dalam tumbuh kembang dan kecerdasan anak.
Program MBG sendiri menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan masalah gizi seperti stunting dan anemia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap makanan bergizi.
Lewat sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat soal pentingnya gizi semakin meningkat, sehingga program MBG bisa benar-benar dirasakan manfaatnya dalam menyiapkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (ADV)

