FIXNEWS.ID, SUMATERA SELATAN — Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menekankan pentingnya memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat desa.
Hal itu disampaikan Irma saat sosialisasi MBG di Kantor Desa SP 3, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Induk, Selasa (10/3).
Dalam kegiatan tersebut, Irma mengatakan kehadirannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan untuk memastikan program pemerintah berjalan dan diterima langsung oleh masyarakat.
“Saya ingin memastikan program ini tidak hanya didengar dari televisi, tetapi benar-benar sampai ke piring anak-anak di sini,” ujar Irma.
Ia menilai, program MBG menjadi salah satu solusi untuk mengatasi persoalan gizi yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik akan berpengaruh pada pertumbuhan fisik maupun perkembangan kemampuan anak.
Irma juga menyoroti masih adanya kasus stunting yang perlu mendapat perhatian serius. Ia mengingatkan bahwa kekurangan gizi tidak hanya berdampak pada tinggi badan, tetapi juga perkembangan otak anak.
“Kalau gizinya tidak terpenuhi, perkembangan anak tidak optimal. Ini yang harus kita cegah bersama,” katanya.
Selain aspek kesehatan, Irma berharap program MBG juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Ia mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal agar program ini turut menggerakkan ekonomi desa.
“Bahan pangan sebaiknya berasal dari warga sekitar, mulai dari sayur, telur, hingga daging. Dengan begitu, manfaatnya tidak hanya untuk kesehatan anak, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pelaksanaan program, termasuk sebagai tenaga di dapur penyedia makanan bergizi.
Melalui sosialisasi ini, Irma berharap masyarakat dapat memahami manfaat program MBG sekaligus berperan aktif dalam mendukung keberhasilannya.

