FIXNEWS.ID, LAHAT — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan ke berbagai daerah sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Kali ini, sosialisasi digelar di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga tokoh masyarakat.
Anggota Komisi IX DPR RI, Sri Meliyana, mengatakan program MBG menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi yang sehat dan berdaya saing.
Ia menilai pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini akan berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan dan masa depan anak.
“Program ini bukan hanya soal memberi makan, tetapi memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya,” ujar Sri saat kegiatan sosialisasi di Gedung Pendopoan Lahat, Jumat (6/3).
Menurut dia, masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep gizi seimbang. Karena itu, kehadiran program ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya pola makan sehat.
“Selama ini ada anggapan makanan bergizi itu mahal atau identik dengan makanan tertentu. Padahal yang terpenting adalah keseimbangan nutrisi sesuai kebutuhan tubuh,” jelasnya.
Sri berharap kebiasaan baik yang dibangun melalui program MBG di sekolah dapat diterapkan juga di lingkungan keluarga. Peran orang tua, kata dia, tetap menjadi kunci dalam menjaga pola makan anak.
Ia juga menekankan bahwa program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun fondasi kuat menuju generasi emas Indonesia.
Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Rahma Dewi Auliyasari, menyebutkan bahwa manfaat MBG tidak hanya terbatas pada aspek kesehatan. Program ini juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Pelaksanaan MBG membuka peluang kerja baru, mulai dari penyedia bahan pangan hingga pengolahan makanan. Ini tentu berdampak pada perputaran ekonomi lokal,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat setempat, Rizal Enani. Ia menilai keberhasilan program MBG sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Program ini adalah investasi jangka panjang. Kalau kita ingin melihat generasi yang lebih baik ke depan, maka semua pihak harus ikut berperan aktif,” kata Rizal.
Pemerintah terus menggencarkan sosialisasi MBG sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Melalui upaya ini, diharapkan kesadaran publik terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat, sekaligus memperkuat masa depan generasi Indonesia.

