FIXNEWS.ID, WONOSOBO, JATENG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan ke berbagai daerah. Kali ini, kegiatan digelar di Aula Kantor Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jumat (24/4/2026).
Sosialisasi tersebut guna memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi, terutama bagi anak-anak yang merupakan kerja sama Komisi IX DPR RI dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menyiapkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Urbach, mengatakan pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“Program Makan Bergizi Gratis memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak,” ujar Nafa dalam sambutannya yang disampaikan secara daring.
Menurut dia, program ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Dengan begitu, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Nafa juga menilai, manfaat program MBG tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan. Program ini dinilai mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di daerah.
“UMKM bisa ikut terlibat sebagai pemasok bahan pangan, mulai dari sayuran, telur, ikan, hingga buah-buahan. Ini tentu dapat membantu menggerakkan ekonomi lokal,” kata dia.
Program MBG nantinya menyasar dua kelompok utama. Pertama, peserta didik mulai dari jenjang TK hingga SMA. Kedua, kelompok non-peserta didik, seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang dan ikut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
Dengan dukungan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjadi salah satu upaya nyata untuk meningkatkan kualitas gizi sekaligus mencetak generasi Indonesia yang lebih unggul di masa depan. (ADV)

