FIXNEWS.ID, SUKABUMI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mengatasi persoalan gizi anak sekaligus mendorong perekonomian masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, saat menggelar sosialisasi program MBG di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/3).
Zainul mengatakan, kehadiran program ini tidak hanya menyasar perbaikan kualitas gizi anak, tetapi juga memberikan efek berantai terhadap sektor ekonomi lokal.
“Program ini memiliki dua tujuan besar, yaitu memperbaiki gizi anak-anak kita dan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Zainul dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, persoalan gizi masih menjadi tantangan serius, terutama dengan masih ditemukannya anak-anak yang belum mendapatkan asupan makanan bergizi sebelum beraktivitas di sekolah.
“Masih ada anak yang berangkat sekolah tanpa asupan gizi yang cukup. Ini yang ingin kita intervensi melalui program MBG,” kata dia.
Dalam kegiatan tersebut, Zainul juga menghadirkan perwakilan Badan Gizi Nasional untuk memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat terkait mekanisme program.
“Banyak informasi yang beredar di media sosial, sehingga penting bagi masyarakat mendapatkan penjelasan yang utuh dan terbuka dari pihak yang berwenang,” ujarnya.
Selain aspek kesehatan, Zainul menekankan bahwa program MBG membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal, terutama melalui penyediaan bahan pangan untuk dapur program.
“Setiap dapur MBG memiliki kebutuhan bahan baku setiap hari. Ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam rantai pasok,” tutur Zainul.
Perwakilan Badan Gizi Nasional, Mochamad Shamsul Arif, menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam mendukung keberlanjutan program,” tuturnya.
Sosialisasi ini diikuti ratusan warga dan turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Aang Erlan Hudaya.

