FIXNEWS.ID, SUMATERA SELATAN — Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menekankan pentingnya peran dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keberadaan dapur tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan kualitas makanan yang diterima masyarakat.
Hal itu disampaikan Irma saat sosialisasi program MBG yang digelar bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Jumat (13/3).
Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah, perwakilan BGN, serta ratusan warga setempat.
Irma mengatakan, program MBG merupakan upaya pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap makanan bergizi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
“Program ini bukan hanya soal pembagian makanan, tetapi bagaimana memastikan setiap prosesnya berjalan dengan baik, mulai dari pengolahan hingga distribusi kepada penerima manfaat,” kata Irma.
Ia menjelaskan, dapur SPPG akan menjadi pusat pengolahan makanan sebelum disalurkan, sehingga standar kebersihan, kualitas bahan, dan tata kelola harus benar-benar diperhatikan.
“Dapur MBG ini harus kita jaga bersama. Mulai dari kebersihan, kualitas bahan makanan, hingga proses distribusi harus diawasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Irma juga mengajak masyarakat dan pemerintah setempat untuk ikut terlibat dalam pengawasan program. Menurut dia, partisipasi publik penting agar pelaksanaan program tetap transparan dan tepat sasaran.
Selain itu, ia menilai program MBG juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar, terutama melalui penyerapan tenaga kerja di dapur SPPG.
“Tenaga kerja yang terlibat berasal dari masyarakat sekitar, sehingga program ini juga bisa membantu meningkatkan ekonomi lokal,” katanya.
Ia berharap dukungan masyarakat dapat terus menguatkan pelaksanaan program tersebut agar berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi generasi mendatang.

