FIXNEWS.ID, BEKASI — Dalam upaya memperbaiki kualitas gizi masyarakat kembali menjadi sorotan dalam sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Perum Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, Sabtu (28/3).
Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, mengingatkan bahwa persoalan gizi, terutama stunting, masih menjadi tantangan yang belum sepenuhnya teratasi di Indonesia.
“Jangan sampai kasus stunting ini terus berulang. Ini bukan sekadar soal tinggi badan, tapi juga menyangkut perkembangan otak dan masa depan anak,” ujar Obon dalam kegiatan tersebut.
Menurut dia, pemenuhan gizi yang baik sejak dini menjadi kunci untuk menyiapkan generasi yang sehat dan mampu bersaing di masa depan. Karena itu, Program Makan Bergizi Gratis dinilai sebagai langkah konkret yang perlu didukung bersama.
Ia menjelaskan, anak-anak yang mendapatkan asupan gizi cukup cenderung memiliki kemampuan belajar yang lebih baik dan peluang lebih besar untuk berprestasi.
“Kalau gizinya terpenuhi, anak-anak bisa tumbuh optimal, lebih fokus belajar, dan ke depan bisa lebih produktif,” katanya.
Selain berdampak pada kesehatan dan pendidikan, program MBG juga dinilai membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Keterlibatan pelaku usaha lokal dalam penyediaan makanan disebut dapat ikut menggerakkan roda ekonomi di daerah.
“Program ini tidak hanya bicara soal makan bergizi, tapi juga bagaimana masyarakat bisa ikut terlibat dan mendapatkan manfaat ekonomi,” ucapnya.
Obon berharap, melalui sosialisasi ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang semakin meningkat. Ia juga menekankan perlunya dukungan semua pihak agar program tersebut berjalan optimal.
“Kalau semua pihak bergerak bersama, kita bisa mencegah stunting dan menyiapkan generasi yang lebih sehat ke depan,” tutur dia.

