FIXNEWS.ID, BEKASI – Upaya mengubah kebiasaan makan masyarakat terus didorong melalui sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Fahya Futsal, Jumat (17/4).
Kegiatan ini menjadi ruang edukasi untuk mengingatkan pentingnya pola makan sehat, bukan sekadar kenyang.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menyoroti masih banyaknya kebiasaan makan di masyarakat yang belum memperhatikan keseimbangan gizi.
Menurutnya, pola makan “asal kenyang” tanpa memperhatikan kandungan nutrisi menjadi tantangan serius dalam meningkatkan kualitas kesehatan.
“Masih sering kita temui, makan hanya fokus pada kenyang. Nasi banyak, tapi lauk minim, bahkan tanpa sayur dan buah. Padahal, tubuh membutuhkan gizi seimbang,” ucapnya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan penting hadirnya program MBG. Program ini dirancang untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah, mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang di masa pertumbuhan.
Menurutnya, fase usia sekolah merupakan periode penting dalam perkembangan fisik dan otak, sehingga kebutuhan nutrisi harus benar-benar diperhatikan.
Pemberian gizi yang tepat sejak dini dinilai menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas.
“Kalau sejak kecil sudah terbiasa makan bergizi, kita sedang menyiapkan generasi yang lebih kuat dan cerdas di masa depan,” tambahnya.
Ia berharap, melalui program ini, masyarakat mulai mengubah cara pandang terhadap makanan. Bukan lagi sekadar untuk menghilangkan lapar, tetapi benar-benar memperhatikan kualitas gizi yang dikonsumsi setiap hari.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup sehat.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, program MBG diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

