FIXNEWS.ID, CIREBON — Momen Ramadhan dimanfaatkan para mantan kru dan penyiar DB Radio Cirebon untuk kembali berkumpul dalam acara buka puasa bersama, Senin (16/3/2026).
Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus melepas rindu setelah lama tidak beraktivitas bersama.
DB Radio atau Radio Daya Bumi pernah menjadi salah satu radio ternama di Cirebon pada masanya. Berdiri sejak 1 September 2000, radio ini dikenal sebagai tempat lahirnya banyak sumber daya manusia yang kreatif dan berkembang di dunia penyiaran.

Eks Station Manager DB Radio, Dwi Dewi Deqi mengatakan, kebersamaan yang terjalin sejak masa aktif radio tersebut masih terasa hingga sekarang.
“Sekarang kita sudah tidak lagi sekantor. Teman-teman juga sudah punya aktivitas masing-masing, tapi lewat momen seperti ini kita bisa tetap kumpul dan menjaga silaturahmi,” ujar Deqi.

Eks Station Manager lainnya, Joko Marvelt, menambahkan DB Radio bukan sekadar tempat bekerja, tetapi juga ruang belajar dan bertumbuh bersama.
“Dulu di DB Radio banyak SDM yang kreatif dan punya semangat. Dari situ banyak yang berkembang, bahkan sampai sekarang masih berkarya di bidangnya masing-masing,” kata Joko.

Perjalanan DB Radio sendiri mengalami perubahan pada 2011 saat diakuisisi oleh Kompas Gramedia dan menjadi bagian dari jaringan Radio Sonora. Namun, pada Mei 2024, radio tersebut resmi berhenti beroperasi.
Kondisi tersebut tidak lepas dari tantangan yang dihadapi industri radio di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah stasiun radio terpaksa berhenti mengudara akibat tekanan ekonomi dan perubahan pola konsumsi media.
Mantan penyiar DB Radio, Maia, yang kini masih aktif sebagai penyiar radio di Cirebon, mengatakan para eks kru kini telah menempuh berbagai jalur karier.
“Sekarang teman-teman sudah punya kegiatan masing-masing. Ada yang masih di radio, ada yang bikin media sendiri, ada yang menjalankan event organizer, bahkan ada juga yang kerja di perhotelan dan perbankan,” kata Maia.

Ia juga menyebut, ada di antara mantan kru yang berhasil menembus level internasional, seperti Faim Ahmad yang kini dikenal sebagai fotografer internasional.
Meski sudah tidak lagi berada dalam satu organisasi, Maia menilai ikatan yang terbentuk sejak di DB Radio tetap kuat hingga sekarang.
“DB Radio itu seperti rumah buat kami. Walaupun sekarang sudah tidak ada, kenangannya tetap ada dan jadi alasan kita untuk terus terhubung,” ucapnya.
Suasana buka bersama berlangsung hangat dan santai, tidak hanya menikmati hidangan berbuka, tetapi juga mengisi kebersamaan dengan tukar snack dan berbagai permainan seru yang menambah keakraban di antara mereka.

