FIXNEWS.ID, MANADO — Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digalakkan pemerintah.
Hal itu disampaikan Felly saat menghadiri sosialisasi program MBG di GMAHK Sumompo Kapleng, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Selasa (4/3).
Kegiatan tersebut turut melibatkan perwakilan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Manado dan tokoh jemaat setempat.
Menurut Felly, program peningkatan gizi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat, termasuk komunitas keagamaan.
“Peran masyarakat sangat penting, terutama dalam memberikan edukasi dan pengawasan di lingkungan keluarga. Orang tua menjadi garda terdepan dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik,” kata Felly.
Ia menambahkan, rumah ibadah dapat berfungsi sebagai pusat edukasi yang efektif dalam menyebarkan informasi terkait gizi seimbang dan pola hidup sehat.
Di sisi lain, Felly menyoroti masih tingginya tantangan persoalan gizi di Indonesia, seperti stunting, wasting, dan anemia.
Menurut dia, persoalan tersebut membutuhkan kerja sama lintas sektor agar dapat ditangani secara optimal.
“Masyarakat dan tokoh lokal memiliki posisi strategis untuk membangun kesadaran bersama serta mengawal implementasi program agar benar-benar dirasakan oleh yang membutuhkan,” ujarnya.
Felly juga menekankan pentingnya pelaksanaan program yang berbasis data serta pengawasan yang transparan.
Ia memastikan DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mendorong perbaikan gizi sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

