FIXNEWS.ID, MANOKWARI — Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan pemerintah bersama DPR RI untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya di daerah.
Kegiatan sosialisasi yang digelar Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Manokwari, Papua Barat, Rabu (11/3), menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan program tersebut.
Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rembruren, menegaskan pentingnya pengawasan dan dukungan terhadap pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai tujuan.
“Saya berkewajiban mendukung sekaligus mengawasi program ini agar berjalan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh anak-anak di Manokwari,” ujar Obet.
Menurut dia, program MBG merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk mengatasi persoalan gizi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Namun, Obet menilai pelaksanaan program di daerah masih membutuhkan pendampingan, terutama dalam pengelolaan dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Dapur-dapur yang sudah berjalan perlu mendapat perhatian dan bimbingan agar bisa bekerja sesuai standar operasional. Relawan yang terlibat juga perlu didukung agar program ini berjalan optimal,” kata dia.
Selain aspek kesehatan, Obet juga menyoroti dampak ekonomi dari program tersebut. Ia menyebut MBG membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal, mulai dari relawan hingga tenaga dapur.
“Program ini tidak hanya soal gizi, tetapi juga memberi efek ekonomi dengan melibatkan warga sekitar,” tambahnya.
Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam menghadirkan program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di akhir kegiatan, Obet mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, BGN, hingga masyarakat, untuk bersama-sama menyukseskan program MBG.
“Kolaborasi semua pihak penting agar tujuan besar program ini tercapai, termasuk dalam menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” tandas dia.

