FIXNEWS.ID, SUKABUMI — Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menekankan pentingnya penguatan rantai pasok serta pengawasan publik dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu disampaikan saat sosialisasi program bersama masyarakat di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (15/3).
Kegiatan yang digelar bersama Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut dihadiri tokoh masyarakat, relawan, serta warga setempat.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai mekanisme dan pelaksanaan program kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Zainul mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar program dapat berjalan secara transparan dan tepat sasaran.
“Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi yang jelas mengenai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis,” ujar Zainul.
Ia menjelaskan, selain meningkatkan pemenuhan gizi, program MBG juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan berbagai pihak dalam rantai pasok.
Menurut dia, pelaksanaan program melibatkan petani, peternak, hingga pelaku usaha pangan di daerah, sehingga dapat memperkuat ekonomi masyarakat.
“Program ini tidak hanya berdampak pada gizi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal,” katanya.
Zainul juga menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengawasi pelaksanaan program, termasuk menyampaikan kritik dan masukan.
Namun, ia mengingatkan agar kritik yang disampaikan bersifat objektif dan disertai data yang jelas.
“Jika ada hal yang dianggap tidak sesuai, sebaiknya disampaikan secara jelas agar bisa ditindaklanjuti dan diperbaiki,” ujarnya.
Ia berharap, melalui sosialisasi ini, masyarakat tidak hanya memahami tujuan program, tetapi juga dapat berperan aktif dalam mengawal pelaksanaannya.
Dengan penguatan rantai pasok dan pengawasan yang baik, program MBG diharapkan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

