FIXNEWS.ID, BANDUNG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkenalkan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi nasional.
Sosialisasi program tersebut digelar di Gedung Seroja, Kelurahan Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (5/3).
Kegiatan yang diselenggarakan DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ini dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv, Kepala KPPG Cirebon Yulian Septa Pratama, Lurah Baleendah Sendi Kharisma, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat.
Dalam kesempatan itu, Rajiv menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi masyarakat. Pemenuhan gizi yang baik merupakan hak setiap warga negara, sehingga program ini harus berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” kata Rajiv.
Ia menambahkan, pelaksanaan program tersebut perlu mendapatkan pengawasan bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurut dia, pengawasan penting untuk memastikan kualitas makanan serta mencegah adanya penyalahgunaan program.
“Program baik ini harus kita kawal bersama. Kualitas makanan dan pelaksanaannya harus dijaga agar tidak ada oknum yang memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi yang justru merusak citra program Makan Bergizi Gratis,” ujarnya.
Rajiv juga mendorong pemerintah memastikan bahan pangan yang digunakan memenuhi standar gizi seimbang. Selain itu, evaluasi berkala diperlukan agar pelaksanaan program dapat terus diperbaiki dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Dengan pengawasan dan evaluasi yang baik, program ini diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan gizi sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ucapnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami tujuan serta manfaat Program Makan Bergizi Gratis.
Partisipasi masyarakat juga dinilai penting agar program tersebut berjalan efektif dan mampu mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan produktif.

