FIXNEWS.ID, BANYUMAS — Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih, menilai kritik dan masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam penyempurnaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu disampaikan dalam sosialisasi program bersama warga di Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (15/3).
Kegiatan yang digelar bersama mitra kerja tersebut dihadiri masyarakat serta narasumber dari tenaga gizi dan pemerintah daerah.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tujuan dan manfaat program MBG.
Dalam kesempatan itu, Teti mengatakan perhatian publik terhadap program MBG, termasuk melalui media sosial, merupakan bentuk kepedulian yang perlu diapresiasi.
“Kritik dan masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan program ini bisa terus diperbaiki,” ujar Teti.
Ia menjelaskan, program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta siswa sekolah.
Menurut dia, intervensi gizi yang tepat diharapkan dapat membantu menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Selain itu, Teti menyebut program ini juga memiliki potensi mendorong ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, peternak, dan pelaku usaha mikro dalam penyediaan bahan pangan.
“Program ini tidak hanya berdampak pada gizi, tetapi juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat lokal,” katanya.
Ia berharap, melalui sosialisasi yang terus dilakukan, masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi serta turut berperan aktif dalam mendukung dan mengawasi pelaksanaan program.
Dengan keterlibatan publik, program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

