FIXNEWS.ID, TABANAN — Upaya memperkuat kualitas generasi muda terus dilakukan melalui penguatan edukasi gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Desa Gubug, Kabupaten Tabanan, Bali.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menilai edukasi gizi harus menjadi bagian utama dalam pelaksanaan program tersebut.
Menurut dia, peran Badan Gizi Nasional tidak cukup hanya sebagai penyusun kebijakan, tetapi juga harus aktif mengedukasi masyarakat.
“Badan Gizi Nasional harus menjadi penggerak perubahan pola konsumsi masyarakat, terutama untuk melindungi anak-anak dari kebiasaan makan yang tidak sehat,” kata Charles dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, Sabtu (7/3).
Ia menyoroti meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti stroke, kanker, dan gagal ginjal yang dipicu pola makan tidak seimbang.
Karena itu, peran keluarga, khususnya orang tua, dinilai sangat penting dalam membentuk kebiasaan konsumsi anak sejak dini.
Charles menegaskan, DPR RI akan terus mengawal agar program pemenuhan gizi tidak berhenti pada tataran regulasi.
Ia menilai penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Program ini harus benar-benar hadir di tengah masyarakat dan memberi dampak nyata bagi kualitas kesehatan generasi muda,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. A. A. Ngurah Putra Wiradana, menyampaikan bahwa Program MBG memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing.
“Program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan ekstrem,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional wilayah Bali, NTB, dan NTT, Putu Diah Ernitasari, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG mengacu pada sejumlah standar penting. Di antaranya mencakup kecukupan kalori, keseimbangan kandungan gizi, kebersihan, serta keamanan pangan.
Menurut dia, standar tersebut menjadi acuan utama agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat semakin meningkat, sehingga program MBG dapat berjalan berkelanjutan dan memberi dampak jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

