FIXNEWS.ID, SURABAYA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Surabaya, tepatnya di Balai RW 14, Sambikerep, Minggu (29/3).
Dalam kegiatan ini, perhatian tertuju pada pentingnya gizi sejak dini sebagai bekal anak-anak menghadapi masa depan.
Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, menegaskan bahwa program MBG bukan hanya soal pembagian makanan, tetapi bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun sumber daya manusia sejak dini.
“Program ini adalah salah satu prioritas Presiden karena dampaknya jangka panjang. Bukan hanya untuk anak sekolah, tapi juga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” ujar Lucy dalam kegiatan tersebut.
Menurut dia, pemenuhan gizi yang baik sejak awal kehidupan menjadi kunci untuk menciptakan generasi yang sehat dan mampu bersaing di masa depan.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas gizi yang diberikan kepada penerima manfaat. Karena itu, pengawasan dan perbaikan terus diperlukan.
“Kita ingin program ini benar-benar berdampak. Artinya, kualitas gizinya harus terjaga dan sesuai kebutuhan,” katanya.
Lucy menambahkan, berbagai masukan dari masyarakat, termasuk kritik yang muncul di media sosial, perlu dilihat sebagai bagian dari proses perbaikan program.
“Kami terbuka terhadap masukan. Justru itu penting untuk evaluasi agar pelaksanaan program ke depan bisa lebih baik,” ucapnya.
Selain berdampak pada kesehatan, program MBG juga dinilai membawa efek lain, seperti meningkatkan semangat belajar anak serta menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan sektor lokal.
“Tidak hanya soal gizi, tapi juga ada dampak ke pendidikan dan ekonomi. Ini yang membuat program ini punya peran besar,” tutur Lucy.
Melalui sosialisasi ini, ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang sekaligus ikut mendukung pelaksanaan program tersebut.

