FIXNEWS.ID, BEKASI — Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus menggencarkan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Sosialisasi tersebut digelar di Gedung Serbaguna Istanaku, kawasan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Senin (9/3), dan diikuti ratusan peserta dari masyarakat setempat.
Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji, mengatakan program MBG dirancang untuk memperkuat pemenuhan gizi sejak dini, terutama bagi anak-anak usia sekolah.
Menurut dia, langkah ini menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat dan berdaya saing.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan status gizi generasi muda, sekaligus menekan angka stunting dan malnutrisi,” ujar Nuroji.
Ia menjelaskan, program yang mulai dijalankan pada 2025 tersebut juga diarahkan untuk mendukung target pembangunan jangka panjang, termasuk pencapaian Indonesia Emas 2045.
Selain berdampak pada sektor kesehatan, Nuroji menilai MBG juga memiliki efek ekonomi. Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari petani, nelayan, hingga pelaku UMKM, serta membuka peluang kerja melalui operasional dapur umum.
“Program ini tidak hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di daerah,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, lanjut dia, MBG mengedepankan sejumlah prinsip, yakni kecukupan kalori, keseimbangan gizi, kebersihan, serta keamanan pangan.
Standar tersebut diterapkan untuk memastikan makanan yang diberikan benar-benar memenuhi kebutuhan penerima manfaat.
Nuroji menegaskan, DPR RI akan terus mengawasi jalannya program tersebut agar berjalan sesuai dengan tujuan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Pengawasan penting untuk memastikan kualitas makanan terjaga dan program ini tepat sasaran,” ujarnya.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi sejak dini serta mendukung pelaksanaan program MBG secara berkelanjutan.

