FIXNEWS.ID, KLUNGKUNG, BALI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk menggerakkan ekonomi lokal di daerah.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Tutik Kusuma Wardhani, dalam kegiatan sosialisasi MBG di Desa Adat Ampel, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Sabtu (7/3).
Menurut Tutik, program MBG menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
“Program ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan memiliki daya saing,” kata Tutik.
Ia menambahkan, pelaksanaan program MBG juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Keterlibatan petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM dinilai mampu memperkuat perputaran ekonomi di daerah.
“Dengan memanfaatkan sumber daya pangan lokal, program ini bisa menjadi penggerak ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.
Selain itu, program MBG juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang.
Kegiatan sosialisasi ini turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga masyarakat, sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung keberhasilan program.
Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap program MBG dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan seperti Nusa Penida.

