FIXNEWS.ID, Jakarta — Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat kesiapan jaringan telekomunikasi di kawasan Jakarta Raya.
Penguatan dilakukan melalui perluasan jaringan 5G berbasis kecerdasan artifisial (AIvolusi5G) untuk memastikan konektivitas tetap cepat dan stabil di tengah meningkatnya mobilitas serta aktivitas digital masyarakat.
Wilayah Jakarta Raya yang menjadi fokus mencakup Inner Jakarta, Outer Jakarta, hingga sejumlah daerah penyangga di Jawa Barat. Kawasan ini dikenal memiliki lalu lintas data yang padat dan dinamis, terutama saat momen libur panjang.
EVP–Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Chandra Pradyot Singh, mengatakan penguatan jaringan merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk menjaga kualitas layanan pada momen-momen penting masyarakat.
“Pada periode Natal dan Tahun Baru, kebutuhan akan konektivitas meningkat signifikan. Bukan hanya kecepatan, tetapi juga stabilitas dan keamanan jaringan. Melalui AIvolusi5G, kami memastikan jaringan Indosat tetap adaptif dan andal, khususnya di Jakarta Raya dengan tingkat aktivitas yang sangat tinggi,” ujar Chandra dalam keterangan resmi, Selasa (23/12).
Menurut Chandra, Indosat tidak hanya menambah kapasitas jaringan, tetapi juga mengoptimalkannya dengan teknologi berbasis AI.
Pendekatan ini memungkinkan jaringan menyesuaikan diri secara real time terhadap kondisi lapangan, termasuk lonjakan trafik musiman selama Nataru.
Teknologi AIvolusi5G memungkinkan pengelolaan jaringan dilakukan secara otomatis, mulai dari pengaturan kepadatan pengguna, pola mobilitas, hingga distribusi kapasitas yang dinamis. Dengan begitu, kualitas layanan dapat tetap terjaga di berbagai situasi penggunaan.
Di kawasan Inner Jakarta yang meliputi DKI Jakarta serta Depok, Bekasi, dan Karawang, jaringan 5G Indosat kini menjangkau 32 kecamatan atau sekitar 26 persen dari total kecamatan, dengan cakupan 5G mencapai 34 persen.
Perluasan ini difokuskan pada pusat bisnis, perkantoran, kawasan komersial, serta koridor mobilitas utama dengan kepadatan trafik data tinggi.
Sementara itu, di kawasan Outer Jakarta yang mencakup Tangerang, Bogor, Cianjur, Banten, hingga Sukabumi, ekspansi 5G telah menjangkau 20 kecamatan atau sekitar 7 persen dari total wilayah, dengan cakupan 5G sebesar 3,3 persen.
Adapun di wilayah Jawa Barat, jaringan 5G Indosat telah menjangkau 45 kecamatan di lima kota dan kabupaten. Cakupan tersebut mencapai sekitar 93 persen dari wilayah prioritas yang menjadi bagian dari ekosistem Jakarta Raya.
Penguatan jaringan di wilayah urban ini diarahkan untuk menjaga performa tetap stabil, terutama pada jam sibuk dan periode puncak Nataru, ketika aktivitas komunikasi, transaksi digital, dan konsumsi konten meningkat tajam.
Selain meningkatkan performa jaringan, AIvolusi5G juga dilengkapi dengan fitur perlindungan digital berupa Anti-Scam dan Anti-Spam. Fitur ini bekerja langsung di tingkat jaringan untuk mendeteksi serta menyaring panggilan dan pesan mencurigakan secara real time tanpa memerlukan aplikasi tambahan.
Sejak diluncurkan, fitur tersebut tercatat telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko dan mendeteksi sekitar 90 juta pesan mencurigakan. Rata-rata, sebanyak 11,5 juta pelanggan terlindungi setiap bulan dari potensi penipuan digital.
Perlindungan ini dinilai semakin relevan mengingat laporan State of Scams in Indonesia 2025 dari Global Anti Scam Alliance (GASA) menyebutkan sekitar 66 persen orang dewasa di Indonesia pernah mengalami upaya penipuan, dengan total kerugian mencapai Rp49 triliun.
Sebagai bagian dari kesiapan Nataru, Indosat juga menghadirkan sejumlah paket 5G yang dapat langsung dinikmati pelanggan. Untuk pengguna IM3, tersedia paket Freedom 5G 13 GB dengan masa aktif 30 hari seharga Rp40.000 dan paket 20 GB masa aktif 7 hari seharga Rp33.000.
Sementara pelanggan Tri dapat memilih paket Happy 5G 14 GB masa aktif 30 hari seharga Rp40.000 atau 18 GB masa aktif 7 hari seharga Rp30.000.
Dengan kombinasi perluasan jaringan 5G, optimasi berbasis AI, serta perlindungan digital, Indosat menegaskan komitmennya menghadirkan layanan yang andal dan adaptif guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat Jakarta Raya selama periode Natal dan Tahun Baru. (M.Rafi-911)

