FIXNEWS.ID, Jakarta — Seorang perempuan berusia 18 tahun berinisial A ditemukan tewas setelah tertemper kereta api di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.50 WIB di area peron stasiun.KAI Commuter menduga korban melakukan tindakan berbahaya dengan melompat ke jalur rel sesaat sebelum kereta api jarak jauh melintas.
Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan insiden itu pertama kali diketahui oleh petugas pengamanan stasiun yang tengah berjaga di Peron 1.
“Petugas Pengamanan Stasiun Gondangdia melihat seorang pengguna melakukan tindakan berbahaya dengan melompat ke jalur rel saat kereta api jarak jauh melintas,” ujar Karina dalam keterangan tertulis, Rabu, (21//1).
Setelah kejadian, petugas stasiun segera menuju lokasi di ujung Peron 1 untuk melakukan evakuasi. Korban kemudian dibawa ke Pos Kesehatan Stasiun Gondangdia guna mendapatkan pemeriksaan awal.
“Korban mengalami luka serius dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit PGI Cikini untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” kata Karina.
Menurut Karina, saat dievakuasi korban masih dalam kondisi bernyawa. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di dalam ambulans saat perjalanan menuju rumah sakit.
KAI Commuter menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut dan kembali mengingatkan seluruh pengguna jasa kereta api untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berada di area stasiun.
“Kami mengimbau seluruh pengguna untuk mematuhi aturan keselamatan, termasuk tidak berdiri atau melampaui garis aman saat menunggu kereta di peron,” tutur Karina.

