FIXNEWS.ID, BANDUNG – Badan Gizi Nasional (BGN) meminta seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mempublikasikan menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui media sosial. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sonny Sonjaya, mengatakan informasi yang diunggah tidak hanya berupa daftar menu makanan.
SPPG juga diminta menyertakan keterangan kandungan gizi hingga biaya penyediaan makanan.
“BGN telah memerintahkan seluruh SPPG membuat media sosial sebagai sarana komunikasi antara SPPG dan masyarakat, dan wajib mengunggah menu makanan, kadar gizi serta harga,” kata Sonny di Bandung, Minggu, (8/3/2026).
Menurut Sonny, publikasi tersebut bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka kualitas makanan yang disediakan dalam program MBG, termasuk komposisi gizi yang diberikan kepada para penerima manfaat.
Program MBG sendiri menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, hingga peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.
Sonny menambahkan, keterbukaan informasi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan apabila menemukan menu makanan yang dianggap tidak layak.
“Apabila tidak sesuai, masyarakat bisa protes. Itu salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas publik,” ujarnya.
Ia juga mempersilakan masyarakat membagikan informasi terkait program tersebut di media sosial, selama tujuannya untuk perbaikan layanan.
“Kalau tujuannya untuk memperbaiki, silakan datangi SPPG-nya, minta dilakukan perbaikan. Tapi kalau tujuannya untuk memviralkan, itu kembali kepada niat masing-masing. Kami tidak bisa melarang,” kata Sonny.
BGN berharap keterbukaan informasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan dalam program Makan Bergizi Gratis.

