FIXNEWS.ID, Bandung — Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sosialisasi Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang digelar di Bandung pada 2–3 Oktober 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Grand Tjokro Premiere Bandung ini diikuti pelaku usaha daerah, UMKM, serta perwakilan masyarakat.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal sekaligus memperkuat ekosistem pangan yang aman, bergizi, dan memenuhi standar untuk mendukung penyelenggaraan MBG.
Perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan keamanan pangan sebagai fondasi utama keberhasilan MBG.
“Program MBG bukan hanya menyediakan makanan, tetapi memastikan pangan yang diterima masyarakat aman, bergizi, bermutu, dan sesuai standar higienis nasional,” ujarnya.
Dari sisi pemberdayaan ekonomi, narasumber dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas UMKM dalam mendukung rantai pasok pangan lokal.
“UMKM adalah tulang punggung penyedia produk pangan. Pelatihan, legalitas, pembiayaan, dan standardisasi menjadi kunci agar UMKM siap bermitra dalam pelaksanaan MBG,” jelasnya.
Bappeda Provinsi Jawa Barat juga menyoroti kontribusi program MBG terhadap pembangunan ekonomi daerah. Integrasi program dengan kebijakan daerah dinilai mampu mendorong aktivitas ekonomi di sektor pangan dan UMKM.
Sementara itu, KPPG Bandung menyampaikan kesiapan pelaksanaan di lapangan, termasuk pelibatan UMKM lokal dan pemenuhan standar rantai pasok yang ditetapkan.
Kegiatan ditutup dengan diskusi panel mengenai tantangan UMKM, seperti kontinuitas pasokan, standardisasi produksi, dan kapasitas usaha. Diskusi ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi pembinaan berkelanjutan.
Melalui sosialisasi PPM ini, BGN dan seluruh instansi terkait menegaskan komitmen memperkuat kolaborasi demi keberhasilan pelaksanaan MBG dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bandung.

