FIXNEWS.ID – Pemerintah tengah menyiapkan skema dana pensiun bagi para atlet berprestasi sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11).
Erick mengatakan, kajian mengenai skema dana pensiun tersebut sudah mulai dibahas. Ia berharap, formulanya dapat dirampungkan dalam waktu dekat sehingga dapat didorong untuk diimplementasikan tahun depan.
“Kami sedang menggodok (dana pensiun atlet berprestasi). Kalau tahun depan formula sudah siap, kami akan dorong untuk bisa diberlakukan,” ujar Erick.
Menurutnya, atlet merupakan pahlawan masa kini karena melalui prestasi di ajang internasional, mereka telah mengangkat nama Indonesia di mata dunia.
Namun, ia menilai masih banyak atlet yang kehidupan ekonominya kurang terjamin setelah tidak lagi bertanding.
“Ketika mereka meraih medali, mereka disanjung. Namun setelah pensiun, belum tentu ada jaminan kesejahteraan. Kontribusi mereka jangan sampai terlupakan,” kata Erick.
Salah satu tantangan yang dihadapi, lanjut Erick, adalah ketiadaan pendapatan tetap bulanan yang menjadi dasar perhitungan dana pensiun seperti halnya pegawai negeri atau karyawan swasta.
Karena itu, pemerintah sedang mencari rumusan yang dapat menyesuaikan kondisi para atlet yang sifat pendapatannya tidak tetap.
“Kalau dana pensiun di sektor formal kan jelas karena ada gaji per bulan. Atlet ini sifatnya lebih informal, sehingga formulanya perlu dibuat khusus,” ujarnya.
Erick menambahkan, sejumlah negara lain telah menjalankan program serupa. Ia menilai Indonesia semestinya juga mampu memberikan penghargaan yang layak bagi para atlet yang telah membawa kebanggaan nasional.
“Kalau India bisa atau beberapa negara lain bisa, kenapa Indonesia tidak bisa?” tuturnya.

