FIXNEWS.ID, SULAWESI UTARA — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan ke berbagai daerah. Kali ini, kegiatan digelar di Jemaat Sagerat Bitung Barat, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara yang diikuti warga dengan antusias.
Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengatasi persoalan gizi di masyarakat. Menurut dia, upaya perbaikan gizi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.
“Perbaikan gizi harus menjadi gerakan bersama. Kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan dari bagaimana kita memenuhi kebutuhan gizi sejak dini,” ujar Felly dalam kegiatan tersebut, Jumat (1/5).
Ia menyoroti masih adanya tantangan di bidang gizi, seperti stunting, wasting, hingga anemia yang masih dialami ibu hamil dan anak-anak. Karena itu, diperlukan kerja sama lintas sektor agar penanganannya bisa lebih efektif.
Felly menjelaskan, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat. Peran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, hingga keluarga sangat dibutuhkan.
“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar program ini bisa berjalan optimal dan tepat sasaran,” katanya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi yang dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi.
Selain itu, Felly memastikan DPR RI akan terus mendukung program peningkatan gizi melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi semakin meningkat, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam menyukseskan program MBG menuju Indonesia Emas 2045.
“Mari kita perkuat kolaborasi agar upaya perbaikan gizi bisa berjalan berkelanjutan dan memberi dampak nyata,” tandasnya. (ADV)

