FIXNEWS.ID, BANDUNG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat soal pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.
Kegiatan terbaru digelar di Aula MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat, Bandung, dan diikuti peserta dari berbagai kalangan, Rabu (29/4/2026).
Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan program MBG yang digagas pemerintah melalui Badan Gizi Nasional.
Fokus utamanya adalah mendorong pemahaman masyarakat tentang pentingnya asupan gizi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, yang hadir secara daring, menilai program MBG sebagai langkah strategis dalam menyiapkan kualitas generasi masa depan.
“Program ini penting karena menyangkut kualitas sumber daya manusia sejak dini. Gizi yang baik akan sangat menentukan tumbuh kembang anak,” tutur Netty.
Ia mengakui, program MBG sempat memunculkan pro dan kontra di masyarakat, termasuk di media sosial. Namun, menurut dia, hal tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah program berskala besar.
“Perbedaan pandangan itu biasa. Yang terpenting, kita melihat tujuan besarnya, yaitu meningkatkan kualitas generasi bangsa,” katanya.
Netty juga menyoroti persoalan stunting yang hingga kini masih menjadi tantangan serius. Ia menegaskan, dampak stunting tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik, tetapi juga kemampuan kognitif dan kesehatan jangka panjang.
“Stunting bukan sekadar soal tinggi badan. Ini juga menyangkut kemampuan berpikir dan masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Menurut dia, pemenuhan gizi yang baik menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing. Karena itu, upaya perbaikan gizi harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan berbagai pihak.
“Investasi terbesar bangsa ini adalah pada manusia. Salah satu kuncinya adalah memastikan kebutuhan gizinya terpenuhi dengan baik,” ucap Netty.
Ia juga mengingatkan pentingnya pola konsumsi sehat sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit di masa mendatang.
Masyarakat, kata dia, diharapkan tidak hanya memahami program ini, tetapi juga ikut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaannya.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi semakin meningkat, sekaligus mendorong partisipasi dalam menyukseskan program MBG menuju visi Indonesia Emas 2045. (ADV)

