FIXNEWS.ID, SULAWESI UTARA — Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, menegaskan bahwa persoalan gizi menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa mendatang.
Hal itu disampaikannya saat kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tumpaan Satu, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu (7/3).
Dalam kesempatan tersebut, Felly mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi sejumlah persoalan gizi, seperti stunting, wasting, hingga anemia yang banyak terjadi pada ibu hamil dan anak-anak.
“Isu gizi adalah isu masa depan bangsa. Kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kondisi gizi sejak usia dini,” ujar Felly.
Ia menilai, upaya peningkatan gizi harus menjadi prioritas dalam pembangunan nasional. Karena itu, berbagai program intervensi, termasuk MBG, diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut secara bertahap.
Menurut Felly, DPR RI terus mendorong penguatan program gizi melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Program ini membutuhkan kerja sama lintas sektor serta pendekatan berbasis data dan bukti ilmiah agar hasilnya optimal,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, legislatif, hingga masyarakat, dalam mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi.
Sementara itu, Tenaga Ahli Direktorat Kerja Sama dan Kemitraan Badan Gizi Nasional, Imam Bachtiar Farianto, menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis menyasar berbagai kelompok, mulai dari peserta didik hingga ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Program ini dirancang untuk menjangkau kelompok rentan agar kebutuhan gizi mereka dapat terpenuhi secara lebih merata,” ujarnya.
Selain itu, kata Imam, pelaksanaan MBG juga memberikan dampak ekonomi dengan melibatkan bahan pangan lokal serta membuka peluang kerja melalui operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pola makan bergizi seimbang serta turut mendukung keberlanjutan program MBG.

