FIXNEWS.ID, SUMATERA BARAT — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus didorong sebagai upaya memperkuat kualitas generasi muda sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sosialisasi program ini menekankan pentingnya peran gizi dalam menunjang tumbuh kembang anak.
Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rizki Pratama, mengatakan bahwa pemenuhan gizi sejak dini menjadi kunci dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di masa depan.
“Program ini bukan hanya soal makanan, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing,” kata Ade saat sosialisasi di Balai Gurah, Kecamatan Ampek Angkek, Rabu (4/3).
Ia menjelaskan, asupan gizi yang baik berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar, pertumbuhan fisik, hingga perkembangan kognitif anak.
Karena itu, MBG dinilai menjadi salah satu intervensi penting dalam menekan berbagai persoalan gizi, termasuk stunting.
Selain aspek kesehatan, Ade menilai program ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Keterlibatan petani, nelayan, dan pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pangan dinilai mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih produktif di daerah.
“Rantai pasok program ini melibatkan banyak pihak di daerah, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga oleh pelaku ekonomi lokal,” ujarnya.
Perwakilan Badan Gizi Nasional, Frinadyani, menambahkan bahwa MBG dirancang dengan pendekatan terintegrasi, mulai dari standar gizi hingga pemanfaatan potensi pangan lokal.
“Setiap menu disusun berdasarkan standar gizi nasional, namun tetap memanfaatkan bahan baku yang tersedia di daerah. Ini menjadi bentuk penguatan ketahanan pangan lokal,” kata Frinadyani.
Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan program melibatkan koordinasi lintas lembaga, termasuk perencanaan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), guna memastikan keberlanjutan program di seluruh daerah.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat MBG serta ikut berperan dalam mendukung pelaksanaannya agar berdampak luas bagi kesehatan dan ekonomi daerah.

