FIXNEWS.ID, SURABAYA — Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan kelancaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.
Hal itu disampaikan Arzeti dalam kegiatan sosialisasi MBG yang digelar di Hall B Asrama Haji Surabaya, Selasa (3/3).
Menurut Arzeti, program tersebut tidak sekadar bantuan sosial, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
“Program ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” kata Arzeti.
Ia menjelaskan, keberhasilan implementasi MBG sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, mitra kerja, hingga masyarakat.
“Program ini harus dijalankan dengan kolaborasi dan tanggung jawab bersama demi masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Arzeti menambahkan, anak-anak menjadi fokus utama dalam pembangunan nasional. Karena itu, pemenuhan gizi sejak dini menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya peran keluarga sebagai ujung tombak dalam memastikan asupan gizi anak terpenuhi dengan baik.
Selain itu, Arzeti mengapresiasi langkah pemerintah yang memasukkan program pemenuhan gizi sebagai bagian dari kebijakan kesehatan nasional.
“Kegiatan sosialisasi ini menjadi upaya untuk memastikan kebijakan benar-benar berjalan efektif di lapangan,” katanya.
Ia juga memaparkan tiga aspek penting dalam pelaksanaan program, yakni kualitas makanan sesuai standar gizi, distribusi yang tepat sasaran, serta pelaksanaan yang sesuai regulasi.
Menurutnya, pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan menjadi kunci agar program tetap berjalan optimal. Program MBG sendiri menyasar berbagai kelompok, mulai dari anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, balita, hingga lansia.
“Melalui program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang unggul di masa depan,” tuturnya.

