FIXNEWS.ID, MAGELANG — Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina menekankan pentingnya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan sosialisasi program MBG yang digelar di GOR Balai Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/3).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang mengikuti sosialisasi terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang.
Dalam kesempatan itu, Vita Ervina menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan mempercepat pembangunan manusia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan upaya pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang baik sejak dini. Dengan gizi yang cukup dan seimbang, kita dapat membangun generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan,” ujar Vita.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Vita menambahkan, Komisi IX DPR RI memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program tersebut melalui fungsi pengawasan, penganggaran, dan dukungan regulasi.
Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program MBG dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata dia.
Selain meningkatkan asupan gizi masyarakat, program MBG juga dinilai memiliki dampak luas bagi berbagai sektor. Di bidang pendidikan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kehadiran dan prestasi belajar siswa.
Sementara dari sisi ekonomi, pelaksanaan program ini membuka peluang pemanfaatan bahan pangan lokal sekaligus memberdayakan petani serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi lokal serta membantu mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta turut mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya bersama membangun generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.

