FIXNEWS.ID, LAHAT — Anggota Komisi IX DPR RI Sri Meliyana menyosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat di Gedung Pendopoan Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Selasa (11/3).
Program tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri ratusan warga serta sejumlah narasumber, di antaranya Tenaga Layanan Operasional Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN) Rahma Dewi Auliyasari.
Dalam kesempatan itu, Sri Meliyana menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Melalui program ini, kita juga berupaya menekan angka gizi buruk dan stunting di Indonesia,” ujar Sri Meliyana.
Menurut dia, keberadaan Badan Gizi Nasional menjadi penguatan penting dalam pelaksanaan berbagai program pemenuhan gizi, karena lembaga tersebut berperan dalam mengoordinasikan program gizi dari tingkat pusat hingga daerah.
Sri Meliyana juga menekankan bahwa dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar program ini dapat berjalan optimal. Selain sebagai penerima manfaat, masyarakat diharapkan ikut berperan dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaannya.
Ia menambahkan, makanan bergizi memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Karena itu, program MBG tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Makan bergizi adalah kunci. Ketika pemerintah menghadirkannya secara gratis, masyarakat akan lebih mudah memenuhi kebutuhan gizi yang benar. Ini juga menjadi edukasi bahwa makanan bergizi bukan berarti makanan berlemak, tetapi makanan sehat yang sesuai kebutuhan tubuh,” katanya.
Lebih lanjut, Sri Meliyana menjelaskan bahwa menu dalam program MBG telah disusun oleh para ahli gizi sehingga memiliki kandungan nutrisi yang seimbang.
“Makanan bergizi harus mengandung protein, karbohidrat, serta nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembang anak. Program ini menyasar anak sekolah dari tingkat SD hingga SMA, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa upaya mewujudkan generasi unggul pada 2045 harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan.
“Untuk mencapai Generasi Emas 2045, pembangunan gizi harus dimulai sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan anak,” pungkas Sri Meliyana.

