FIXNEWS.ID, SURABAYA – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Balai RW 7 Kalibutuh, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, Sabtu (7/3).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sekaligus memperkenalkan program pemerintah yang menyasar berbagai kelompok penerima manfaat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari, Anggota DPRD Surabaya Mochammad Machmud, serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Achmad Kudori.
Dalam kesempatan itu, Lucy Kurniasari menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik.
Menurut Lucy, secara umum masyarakat menilai program tersebut sebagai kebijakan yang memberikan dampak positif, khususnya bagi kesehatan masyarakat.
“Secara umum masyarakat menilai Program MBG sebagai kebijakan yang baik dan memberikan manfaat besar bagi kesehatan. Namun memang sempat muncul kekhawatiran karena berbagai informasi yang beredar di media sosial,” kata Lucy.
Ia menegaskan bahwa makanan yang diberikan dalam program tersebut telah dirancang sesuai standar gizi yang ditetapkan pemerintah sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat optimal bagi para penerima.
Lucy juga menilai masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal pelaksanaan program tersebut. Partisipasi publik, kata dia, diperlukan agar program berjalan transparan dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program ini. Jika ada hal yang perlu diperbaiki, masyarakat bisa menyampaikan masukan agar program berjalan lebih baik,” ujarnya.
Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menyasar peserta didik dari tingkat TK hingga SMA, tetapi juga kelompok lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Hal itu karena pelaksanaannya melibatkan berbagai sektor seperti pertanian, peternakan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dalam pengelolaannya, setiap SPPG melibatkan sejumlah tenaga profesional, mulai dari kepala satuan layanan, tenaga akuntansi, hingga ahli gizi yang bertugas memastikan kualitas makanan serta tata kelola program berjalan sesuai ketentuan.
Lucy menambahkan bahwa peningkatan kualitas gizi masyarakat merupakan bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang menjadi prioritas pembangunan nasional.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.

