FIXNEWS.ID, SURABAYA — Ratusan warga Lakarsantri, Surabaya, mengikuti kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Balai RW 1 Lakarsantri, Minggu (1/3).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkenalkan sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi.
Sosialisasi tersebut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), serta mitra kerja terkait.
Dalam kesempatan itu, Lucy Kurniasari menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG, khususnya di wilayah Lakarsantri yang saat ini telah memiliki dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Komisi IX DPR RI bersama Badan Gizi Nasional terus melakukan sosialisasi program MBG untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang,” kata Lucy.
Ia menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto menargetkan keberadaan SPPG di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan akses pangan bergizi bagi masyarakat.
Menurut Lucy, program MBG hadir untuk menjawab persoalan masih terbatasnya akses masyarakat terhadap makanan bergizi yang terpantau secara baik oleh tenaga ahli gizi.
Program ini juga diharapkan dapat membantu menurunkan angka stunting di Indonesia.
“Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan, mendapatkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendirian SPPG di suatu wilayah juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Tenaga kerja yang dilibatkan berasal dari warga setempat, sementara bahan makanan dipasok dari petani, nelayan, dan pelaku usaha lokal.
“Bahan makanan dibeli dari wilayah sekitar agar kualitas dan kesegarannya terjaga. Dengan begitu, program ini tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal,” kata Lucy.
Program Makan Bergizi Gratis menyasar dua kelompok utama penerima manfaat, yakni peserta didik mulai dari tingkat TK hingga SMA, termasuk santri dan siswa sekolah luar biasa, serta kelompok non-peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Di sisi lain, DPR RI memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, mulai dari persetujuan anggaran negara hingga pengawasan agar implementasi program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat program MBG sekaligus ikut mendukung pelaksanaannya demi terwujudnya generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas.

