FIXNEWS.ID, TANAH LAUT — Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana, menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Serbaguna Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Jumat (27/2).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional dan dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan, unsur Forkopimcam, kepala desa, kepala sekolah, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kegiatan itu, Mariana menjelaskan bahwa program MBG merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus mendukung proses belajar di sekolah.
“Program MBG merupakan program Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Tujuannya memastikan anak-anak berangkat ke sekolah dalam kondisi kenyang sehingga mereka bisa belajar dengan lebih fokus,” ujar Mariana.
Ia menuturkan, sejumlah guru telah menyampaikan bahwa sejak program tersebut mulai berjalan, tingkat kehadiran siswa dan konsentrasi belajar di kelas menunjukkan peningkatan.
Menurut Mariana, manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh para siswa sebagai penerima manfaat, tetapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat di sekitar lokasi dapur penyedia makanan.
“Program ini bukan sekadar memberikan makanan kepada anak-anak. Setiap dapur SPPG mempekerjakan sekitar 47 orang dari masyarakat sekitar, sebagian besar ibu rumah tangga. Artinya program ini juga membuka lapangan kerja dan membantu menambah penghasilan keluarga,” katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan program MBG juga membuka peluang bagi petani, peternak, serta pelaku usaha lokal untuk menjadi pemasok bahan pangan bagi dapur penyedia makanan.
“Dengan begitu, rantai pasok bahan makanan bisa melibatkan masyarakat lokal sehingga manfaat ekonominya juga dirasakan oleh warga sekitar,” ucapnya.
Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang bermitra dengan Badan Gizi Nasional, Mariana mengajak masyarakat untuk turut memberikan masukan agar pelaksanaan program MBG terus diperbaiki.
“Tentu sebagai program yang masih berjalan, MBG masih membutuhkan proses penyempurnaan. Jika ada menu yang kurang sesuai atau hal lain di lapangan, masyarakat dapat menyampaikannya melalui pihak sekolah untuk diteruskan kepada pengelola dapur SPPG,” ujarnya.
Mariana juga mengimbau masyarakat agar menyikapi berbagai informasi yang beredar terkait program MBG secara bijak.
“Apabila ada kejadian di lapangan, pemerintah dan pihak terkait akan melakukan evaluasi dan perbaikan. Harapannya pelaksanaan program ini bisa semakin baik ke depannya,” kata dia.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Mariana berharap masyarakat semakin memahami tujuan dan manfaat program MBG, baik dalam meningkatkan gizi anak maupun dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di daerah.

