FIXNEWS.ID, BLITAR – Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyampaikan pentingnya penguatan asupan gizi anak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (26/2).
Menurut Nurhadi, upaya pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini merupakan bagian dari strategi nasional untuk menyiapkan generasi yang sehat dan berdaya saing.
“Pemenuhan gizi yang berkualitas menjadi fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun intelektual. Ini bukan hanya soal makanan, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” kata Nurhadi.
Ia menjelaskan, perhatian terhadap gizi anak berpengaruh langsung terhadap kemampuan belajar, daya tahan tubuh, hingga pembentukan karakter.

Anak dengan asupan nutrisi yang baik dinilai memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh menjadi individu yang produktif.
Lebih lanjut, Nurhadi menyebut kebijakan pemenuhan gizi tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan. Pelaksanaannya juga berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.
“Rantai pasok bahan pangan melibatkan petani, nelayan, dan pelaku UMKM. Artinya, ada perputaran ekonomi di daerah. Jadi manfaatnya tidak hanya dirasakan anak-anak, tetapi juga masyarakat luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diperlukan agar pelaksanaan kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pengawasan dan evaluasi berkala juga menjadi bagian penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur VI, Nurhadi menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan di bidang kesehatan dan gizi agar dapat berjalan optimal di wilayahnya, termasuk di Kabupaten Blitar.
“Harapannya, masyarakat memahami pentingnya asupan gizi seimbang dan turut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaannya di lingkungan masing-masing,” kata dia.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur masyarakat dan pemangku kepentingan setempat yang menyambut baik langkah penguatan ketahanan gizi sebagai bagian dari pembangunan kualitas generasi mendatang.

