FIXNEWS.ID, DEPOK – Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji, menyebut pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak dan kelompok rentan menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.
Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional di SMKS Wisata Harmas, Beji, Kota Depok, Rabu (25/2).
Menurut Nuroji, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, terutama asupan gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
“Kalau kita ingin memiliki generasi yang kuat dan berdaya saing, maka kebutuhan gizinya harus dipastikan terpenuhi sejak awal. Ini investasi jangka panjang bangsa,” ujar Nuroji.
Ia menilai, kebijakan pemenuhan gizi bukan sekadar program bantuan, melainkan bagian dari strategi pembangunan manusia.
Selain menekan angka stunting, kebijakan ini juga diharapkan berdampak pada peningkatan konsentrasi belajar dan kesehatan anak secara umum.
Tak hanya dari sisi kesehatan, Nuroji menambahkan bahwa pelaksanaan di lapangan turut melibatkan pelaku usaha lokal.
“Ketika bahan pangan diserap dari petani, nelayan, dan UMKM sekitar, maka ada efek ekonomi yang bergerak. Jadi manfaatnya tidak hanya dirasakan penerima, tetapi juga masyarakat luas,” katanya.
Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta menanyakan mekanisme distribusi serta pengawasan agar pelaksanaan berjalan tepat sasaran.
Menanggapi hal itu, Nuroji mengajak masyarakat ikut berperan aktif.“Pengawasan publik penting. Dengan partisipasi masyarakat, program ini bisa berjalan transparan dan berkelanjutan,” ucapnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi. Warga berharap kebijakan pemenuhan gizi tersebut benar-benar memberikan dampak nyata, khususnya bagi anak-anak usia sekolah di Kota Depok.

