FIXNEWS.ID, TABANAN — Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan upaya pemenuhan gizi seimbang menyasar seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak.
Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan edukasi gizi di Wantilan Desa Adat Senganan Kanginan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, yang memberikan sambutan secara daring.Charles menilai kebijakan gizi tidak boleh berhenti pada tataran regulasi.
Menurut dia, implementasi di lapangan menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kebijakan yang baik harus hadir secara nyata. Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan kuat sehingga mampu bersaing di masa depan,” kata Charles.
Ia menambahkan, perhatian terhadap pola makan sehat juga penting sebagai langkah pencegahan meningkatnya penyakit tidak menular, seperti kanker, stroke, dan gagal ginjal.
Penyakit-penyakit tersebut, kata dia, berkaitan erat dengan konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih.
Charles mengingatkan peran orang tua dalam membiasakan anak mengonsumsi makanan sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
“Edukasi gizi dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun kesadaran sejak dini,” ungkapnya.
Sementara itu, BGN menegaskan kegiatan edukasi di tingkat desa menjadi bagian dari langkah memperluas literasi gizi masyarakat.
Upaya ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap akses terhadap asupan gizi yang baik semakin merata, sehingga terbentuk generasi yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan global.

