FIXNEWS.ID, BEKASI — Upaya memperbaiki kualitas generasi muda dinilai tidak bisa dilepaskan dari kebiasaan makan di rumah. Hal itu mengemuka dalam pertemuan antara Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, dan warga Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (14/2).
Dalam forum tersebut, Obon menilai isu gizi masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Ia menyebut, pembahasan soal makanan bergizi kerap dianggap sederhana, padahal berpengaruh langsung terhadap tumbuh kembang dan kemampuan belajar anak.
Menurut dia, perhatian terhadap asupan nutrisi harus dimulai dari keluarga. Orangtua, kata dia, memiliki peran penting dalam menentukan variasi makanan yang dikonsumsi anak setiap hari.
“Kalau gizinya terpenuhi, anak-anak kita punya peluang lebih besar untuk berkembang dengan baik,” ujarnya di hadapan warga yang hadir.
Obon juga mengangkat persoalan ketergantungan masyarakat terhadap nasi sebagai satu-satunya sumber karbohidrat. Ia menilai pola pikir tersebut perlu diubah karena Indonesia memiliki banyak bahan pangan alternatif.
Ia mencontohkan ubi, jagung, dan sorgum sebagai sumber karbohidrat yang bisa menjadi pilihan. Diversifikasi pangan, lanjutnya, bukan hanya soal variasi menu, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dalam diskusi itu, ia turut menyinggung meningkatnya konsumsi gula pada anak-anak yang berpotensi memicu gangguan kesehatan.
Edukasi mengenai gizi seimbang, menurut dia, perlu terus diperluas agar masyarakat lebih memahami risiko pola makan yang tidak terkontrol.
Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab antara warga dan narasumber. Sejumlah peserta menyampaikan harapan agar edukasi mengenai pola makan sehat dapat dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan mereka.

