FIXNEWS.ID, SURABAYA — Pemerintah bersama DPR RI terus mendorong percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia.
Program ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup sejak dini.
Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, mengatakan pemenuhan gizi merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang sehat dan berdaya saing.
Hal itu ia sampaikan saat kegiatan sosialisasi program MBG di Lakarsantri, Surabaya, Senin (16/2).
“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah langkah mulia. Ini bentuk komitmen negara untuk pemerataan dan peningkatan gizi anak-anak bangsa. Kita ingin tidak ada lagi anak Indonesia yang kekurangan gizi,” ujar Lucy.
Menurut dia, persoalan kekurangan gizi, termasuk gizi kronis, masih menjadi tantangan serius.
Ia menyoroti kondisi infeksi berulang pada ibu hamil yang kerap tidak terdeteksi dan berpotensi berdampak pada kesehatan anak yang dilahirkan.
“Upaya pencegahan harus dimulai dari hulu. Asupan makanan bergizi bagi ibu hamil, balita, hingga anak sekolah menjadi kunci untuk memutus rantai masalah gizi,” katanya.
Lucy juga mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Surabaya dalam penanganan masalah gizi yang dinilai sudah cukup baik.
Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan dan diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kita orang Surabaya terbiasa saling mendukung. Ke depan, keberadaan SPPG di wilayah sekitar harus benar-benar memberdayakan masyarakat dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan,” ucapnya.
Program MBG menyasar peserta didik dari jenjang TK hingga SMA, termasuk santri dan siswa sekolah luar biasa.
Selain itu, kelompok non-peserta didik seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita juga menjadi prioritas penerima manfaat.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penganggaran, DPR RI berperan dalam memastikan alokasi anggaran program berjalan tepat sasaran.
Evaluasi pelaksanaan juga terus dilakukan agar program dapat berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui penguatan program ini, pemerintah berharap kualitas gizi masyarakat meningkat sehingga lahir generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan kompetitif di masa depan.

