FIXNEWS.ID, MAGELANG – Komisi IX DPR RI menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan dan evaluasi.
Penegasan itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, saat kegiatan sosialisasi Program MBG di Balai Desa Sidomulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (1/3).
Dalam sambutannya, Vita mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen negara untuk memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang layak dan seimbang.
Menurut dia, pemenuhan gizi sejak dini menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
“Program MBG bukan sekadar kegiatan makan bersama, tetapi investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Vita.
Ia menjelaskan, pemerintah telah merancang program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas generasi penerus menuju visi Indonesia Emas 2045.
Namun, kata dia, pelaksanaannya di lapangan tetap membutuhkan pengawasan bersama agar tepat sasaran.
Vita menyebutkan pihaknya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan maupun laporan jika menemukan kendala dalam pelaksanaan program.
Bahkan, ia menyatakan kesiapan untuk membentuk tim khusus guna menampung aduan sebagai bahan evaluasi.
“Kita semua harus mengawal program ini bersama. Jika ada temuan atau kendala, silakan sampaikan. Ini penting agar program terus diperbaiki dan manfaatnya benar-benar dirasakan,” tegasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Komisi IX DPR RI berharap masyarakat semakin memahami tujuan dan mekanisme Program MBG, sekaligus terdorong untuk ikut memastikan pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

