FIXNEWS.ID, CILACAP – Anggota Komisi IX DPR RI, Teti Rohatiningsih, mengajak masyarakat memperkuat perhatian terhadap asupan gizi anak dan keluarga sebagai langkah membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan bersama warga di Gedung Lembaga dan Banom PCNU Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (25/2/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema tentang pentingnya mewujudkan gizi berkualitas demi generasi sehat Indonesia.
Teti mengatakan, persoalan kemiskinan dan stunting masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menurut dia, intervensi gizi menjadi salah satu kunci untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat.
“Melalui pemenuhan gizi yang baik, kita membangun kualitas SDM sejak dini. Ini penting untuk menekan angka kemiskinan sekaligus stunting, terutama di wilayah 3T,” ujar Teti.
Ia menjelaskan, perbaikan gizi tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga berpengaruh pada kemampuan belajar dan produktivitas di masa depan. Karena itu, upaya ini perlu mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.
Di sisi lain, Teti juga menyinggung kondisi ekonomi global yang berdampak pada ketenagakerjaan di dalam negeri.
Menurutnya, langkah peningkatan layanan gizi dapat memberi efek berganda, termasuk membuka peluang kerja di sektor penyediaan bahan pangan dan distribusi.
“Kita berharap upaya ini bukan hanya menyelesaikan persoalan kesehatan, tetapi juga menghadirkan peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” katanya.
Teti mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga keluarga, untuk mengawal pelaksanaannya secara berkelanjutan.
Ia menilai hasil nyata dari kebijakan peningkatan gizi akan terlihat dalam jangka panjang, lima hingga sepuluh tahun mendatang.
“Kalau kita konsisten, dampaknya akan terasa pada kualitas generasi kita ke depan. Ini investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045,” ucap dia.
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga di daerah.

