FIXNEWS.ID, DEPOK — Upaya memperluas pemahaman masyarakat terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan. Di Kota Depok, sosialisasi program tersebut digelar untuk menegaskan bahwa manfaat MBG tidak hanya menyasar pemenuhan gizi anak, tetapi juga berdampak pada pergerakan ekonomi lokal.
Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, menyampaikan hal itu saat menggelar sosialisasi bersama mitra kerja di Rumah Betawi Andara, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (1/3).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Tenaga Ahli DPR Fadhly dan perwakilan Badan Gizi Nasional, Anyelir Puspa Kemala.Ranny menjelaskan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah berjalan sejak 6 Januari 2025.
Menurut dia, program tersebut dirancang untuk memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang cukup dan seimbang, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan produktif.
“Program makan bergizi gratis ini adalah bentuk komitmen pemerintah agar anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas,” kata Ranny.
Namun, ia menekankan bahwa dampak MBG tidak berhenti pada aspek kesehatan semata. Kehadiran dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap wilayah, kata dia, membuka peluang kerja baru bagi warga sekitar.
“Setiap dapur yang beroperasi tentu membutuhkan tenaga kerja. Artinya, ada peluang kerja yang tercipta di tingkat lokal. Belum lagi kebutuhan bahan pangan yang melibatkan petani, peternak, hingga pelaku UMKM,” ujarnya.
Ranny menilai, jika pengelolaan dapur berjalan optimal di setiap kecamatan, maka akan terbentuk rantai ekonomi yang saling terhubung dan memperkuat kemandirian masyarakat.
Dalam sesi diskusi, warga yang hadir tampak aktif mengajukan pertanyaan terkait mekanisme pelaksanaan hingga pengawasan program.
Ranny berharap, melalui sosialisasi tersebut, masyarakat tidak hanya memahami tujuan MBG, tetapi juga turut berpartisipasi mengawal pelaksanaannya agar tepat sasaran.
“Partisipasi masyarakat sangat penting agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya dan berjalan sesuai harapan,” katanya.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas gizi anak, tetapi juga dalam membangun ekosistem ekonomi yang tumbuh dari tingkat lokal.

