FIXNEWS.ID, CIMANGGIS, DEPOK — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat di sekitarnya.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, saat menggelar sosialisasi program tersebut di Wisma Hijau, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (2/3).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Tenaga Ahli DPR Fadhly serta Tenaga Ahli Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Anyelir Puspa Kemala.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai tujuan dan mekanisme pelaksanaan MBG.
Dalam sambutannya, Ranny menjelaskan bahwa setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi membutuhkan tenaga kerja dari lingkungan sekitar.
Menurut dia, kondisi itu secara langsung menciptakan lapangan pekerjaan baru.
“Jika dalam satu kecamatan terdapat beberapa dapur yang aktif, maka puluhan hingga ratusan lapangan pekerjaan bisa terbuka. Ini bukan hanya program gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga,” ujar Ranny.
Ia menambahkan, kebutuhan bahan pangan untuk dapur MBG turut melibatkan petani, peternak, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan begitu, rantai pasok pangan di tingkat lokal ikut terdorong.
“Program ini membangun ekosistem ekonomi lokal karena bahan pangan diserap dari masyarakat sekitar. Jadi manfaatnya berlapis,” katanya.
Ranny menegaskan, MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang.
Dengan pemenuhan gizi yang baik, diharapkan kualitas sumber daya manusia dapat meningkat.
“Program makan bergizi gratis ini adalah bentuk komitmen agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, produktif, dan siap menyongsong Indonesia Emas,” ucapnya.
Antusiasme warga terlihat dalam sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Sejumlah peserta mengajukan pertanyaan terkait teknis pelaksanaan hingga pengawasan program di tingkat daerah.
Melalui sosialisasi ini, Ranny berharap masyarakat tidak hanya memahami substansi program, tetapi juga ikut berperan aktif dalam mengawal pelaksanaannya agar tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi warga Depok.

