FIXNEWS.ID, Tomohon, Sulawesi Utara — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Badan Gizi Nasional (BGN) terus diperkenalkan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat pemenuhan gizi sejak dini.
Di Kota Tomohon, sosialisasi program ini digelar dengan melibatkan unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan oleh DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional di Kantor Daerah Gereja Advent DKM Tomohon, Rabu (17/12).
Forum ini menjadi ruang dialog untuk menyampaikan tujuan, mekanisme, serta manfaat jangka panjang dari program MBG.

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, mengatakan bahwa Komisi IX memiliki peran strategis dalam mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai regulasi dan tepat sasaran.
Menurut dia, keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar pemberian makanan, tetapi bagian dari upaya membangun kualitas generasi bangsa. Dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberlanjutan program ini,” ujar Felly.
Plt. Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Gunalan, menjelaskan bahwa MBG dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang, baik terhadap kesehatan masyarakat maupun pembangunan sumber daya manusia.
Karena itu, BGN terus melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program di berbagai daerah.

“Kami terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak. Evaluasi dan perbaikan terus dilakukan agar program ini berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat yang optimal,” kata Gunalan.
Sementara itu, Ketua Daerah Konferens Minahasa, Benny Ole, mengapresiasi kehadiran para pemangku kebijakan yang secara langsung memberikan pemahaman kepada masyarakat.
Ia menilai program MBG sebagai langkah positif yang perlu didukung bersama.Menurut Benny, pemenuhan gizi yang baik sejak dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas.
“Kami berharap seluruh peserta sosialisasi dapat berperan aktif agar program ini berjalan dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya, khususnya bagi anak-anak di Tomohon,” tuturnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh keagamaan, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis di Tomohon diharapkan dapat menjadi contoh pelaksanaan program nasional yang berbasis partisipasi dan kepedulian bersama.

