FIXNEWS.ID, CILACAP — Komisi IX DPR RI menegaskan pentingnya penguatan pengawasan dan dukungan lintas sektor dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Program MBG yang digelar bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di STKIP Darussalam, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (9/3).
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Teti Rohatiningsih, Anggota DPRD Kabupaten Cilacap Mitra Patria Asmoro, Staf Manajemen Risiko BGN Nur Syifa Fajriah, serta ratusan warga setempat.
Teti Rohatiningsih mengatakan, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program prioritas nasional yang dirancang untuk mempercepat pembangunan manusia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program MBG tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan, mendukung tumbuh kembang anak, serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” kata Teti.
Menurut dia, peran Komisi IX DPR RI sangat penting dalam memastikan program tersebut berjalan efektif, mulai dari fungsi pengawasan, dukungan penganggaran, hingga penguatan regulasi.
Teti menilai, keberhasilan Program MBG juga sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat.
“Pelaksanaan MBG membutuhkan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Dukungan kebijakan, pengawasan, dan partisipasi masyarakat menjadi kunci agar program ini berjalan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional, Nur Syifa Fajriah, menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap tujuan dan manfaat program tersebut.
Ia berharap kegiatan sosialisasi dapat meningkatkan koordinasi antara pemerintah dan berbagai pihak di daerah agar pelaksanaan program berjalan tepat sasaran.
Melalui kegiatan ini, pemerintah dan DPR berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

