FIXNEWS.ID, SERANG — Anggota Komisi IX DPR RI, Tubagus Haerul Jaman, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan layanan pemenuhan gizi bagi pelajar di Kota Serang, Banten.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan bersama mitra kerja di SMKN 2 Kota Serang, Kamis (19/2/2026).
Menurut Haerul, penyediaan makanan bagi peserta didik bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari upaya negara memastikan anak-anak memperoleh asupan yang layak dan seimbang.
“Ini bukan hanya soal membagikan makanan, tetapi memastikan kualitas gizi, kebersihan, dan keberlanjutannya benar-benar terjaga,” ujarnya.
Ia menyebut, pelaksanaan layanan gizi di sejumlah daerah terus mengalami perbaikan. Meski demikian, keberhasilan di lapangan sangat bergantung pada pengawasan yang konsisten dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat.
“Kami ingin semua elemen ikut mengawal. Dengan pengawasan bersama, manfaatnya bisa dirasakan lebih luas dan tepat sasaran,” kata dia.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Badan Gizi Nasional memaparkan alur operasional dapur, mulai dari penyusunan menu, proses pengolahan sesuai standar keamanan pangan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.
Penjelasan itu diberikan untuk memastikan setiap tahapan berjalan transparan dan sesuai ketentuan.
Haerul menekankan, kualitas bahan pangan, kebersihan dapur, serta kandungan gizi harus menjadi perhatian utama.
Ia mengingatkan bahwa standar yang sudah ditetapkan tidak boleh diabaikan demi menjaga kesehatan peserta didik.
“Pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan. Jangan sampai ada penurunan mutu, karena ini menyangkut kesehatan anak-anak kita,” tegasnya.
Ia berharap layanan pemenuhan gizi ini mampu mendukung pertumbuhan dan konsentrasi belajar siswa.
Menurutnya, kecukupan nutrisi sejak usia sekolah menjadi fondasi penting bagi terciptanya generasi yang sehat dan berdaya saing.
Di akhir kegiatan, Haerul memastikan Komisi IX akan terus memantau pelaksanaannya di berbagai daerah, termasuk di Kota Serang, agar berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

